Forum LPJKD Kalimantan Barat
Terima kasih.....

Tunggu beberapa saat, proses login sedang berjalan....

PU Siapkan Rp 1 Triliun untuk Banjir

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

200109

Post 

PU Siapkan Rp 1 Triliun untuk Banjir




PU Siapkan Rp 1 Triliun untuk Banjir



JAKARTA, SELASA. Departemen Pekerjaan Umum menyiapkan dana sekitar Rp 1 triliun untuk mengantisipasi bencana banjir yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Dana tanggap darurat itu untuk memperbaiki infrastruktur sumber daya air agar tak terjadi kerugian ekonomi lebih besar.

”Dana tanggap darurat sebesar Rp 1 triliun merupakan alokasi Direktorat Jenderal Sumber Daya Air saja. Dana akan digunakan, misalnya, untuk perbaikan tanggul yang jebol,” kata Direktur Jenderal Sumber Daya Air Departemen Pekerjaan Umum (PU) Iwan Nursyirwan, Senin (19/1) di Jakarta, dalam jumpa pers khusus mengenai banjir.

Berdasarkan APBN Tahun 2009, alokasi dana untuk Departemen PU sebesar Rp 34,9 triliun.

Menurut Iwan, daerah yang terkena banjir telah diidentifikasi dengan peta rawan banjir sehingga telah dibentuk persiapan-persiapan penanggulangannya.

Permasalahannya, setiap tahun, peta rawan banjir bertambah luas seiring degradasi lingkungan. Apalagi, lanjut Iwan, dalam seminggu mendatang curah hujan masih tinggi sehingga bencana banjir masih berpeluang terjadi. ”Khusus untuk Jabotabek, dalam tujuh hari ke depan, curah hujan pada level tinggi sampai sangat tinggi dengan curah hujan 200 hingga 400 milimeter,” ujar Iwan.

Direktur Sungai, Danau, dan Waduk Departemen PU Widagdo mengatakan, di Indonesia terdapat 30 balai besar wilayah sungai. ”Seluruh balai telah diinstruksikan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap banjir,” ujar dia.

Dikatakan Widagdo, ketika sebuah tanggul jebol, maka pekerjaan yang dapat dilakukan hanyalah tanggap darurat, seperti pemasangan beronjong atau karung pasir. ”Upaya perbaikan permanen biasanya baru dilakukan tahun selanjutnya karena terkait penganggaran dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA),” katanya.

Tidak seluruh infrastruktur sumber daya air yang rusak bisa diperbaiki pemerintah pusat sebab ada pembagian kewenangan dengan pemerintah daerah. ”Namun, bila kami melihat kerusakan yang ditimbulkan oleh banjir di suatu kawasan sangat parah, dapat saja pemerintah pusat turun tangan memperbaikinya,” ujar Iwan.

Sepanjang tahun 2008, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Departemen PU telah membangun beberapa proyek infrastruktur, di antaranya Medan Flood Control, Banjir Kanal Timur, dan perbaikan beberapa tanggul yang jebol di Bengawan Solo.

Jalan rusak akibat banjir

Direktur Bina Program Direktorat Jenderal Bina Marga Departemen PU Taufik Widjoyono mengatakan, Bina Marga di tahun 2009 juga menyiapkan dana Rp 563 miliar untuk memperbaiki jalan yang rusak akibat banjir.

”Sebenarnya, kami mengalokasikan dana sekitar Rp 800 miliar untuk tahun 2008 dan 2009. Setelah digunakan untuk penanganan pada tahun 2008, maka tahun ini tersisa Rp 563 miliar,” ujar Taufik.

Sejumlah alat berat telah ditempatkan di lokasi yang diperkirakan terkena banjir sehingga perbaikan bisa segera dikerjakan. ”Ada sejumlah kerusakan jalan di Kalimantan Selatan, Jalur Pantura Jawa, dan Jalur Lintas Timur Sumatera,” katanya.

RYO
Sumber : Kompas

dayat
Kepala Tukang
Kepala Tukang

Male Jumlah posting : 283
Lokasi : Pontianak
Points : 367
Reputation : 14
Registration date : 02.10.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

- Similar topics
Share this post on: Excite BookmarksDiggRedditDel.icio.usGoogleLiveSlashdotNetscapeTechnoratiStumbleUponNewsvineFurlYahooSmarking

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik