Forum LPJKD Kalimantan Barat
Terima kasih.....

Tunggu beberapa saat, proses login sedang berjalan....

SBY: Jangan Main-main dengan Pengadaan Barang!

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

010611

Post 

SBY: Jangan Main-main dengan Pengadaan Barang!






Jakarta - Proses pengadaan barang di lingkungan pemerintahan masih menyimpan potensi korupsi. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali mewanti-wanti agar jangan ada yang melakukan mark-up dalam proses tersebut. Tak ada sedikit pun toleransi.

"Pengadaan barang atau procurement, yang sering dilakukan oleh sejumlah kementerian dan negara. Apakah itu di kementerian atau lembaga, jangan main-main dengan pengadaan dan hentikan budaya mark up. Saya tidak ingin terjadi di negeri ini," kata SBY.

Hal tersebut dia sampaikan saat memberikan sambutan dalam acara penyerahan hasil audit Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) 2010, di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Rabu (1/6/2011).

Menurut SBY, pemberantasan korupsi dapat dilakukan dengan cara penindakan dan pencegahan. Namun, fokus utama adalah mencegah korupsi terulang.

"Akan jauh lebih baik kalau kita jauh hari mencegah korupsi. Saya menghargai dengan baik langkah BPK untuk masuk ke sisi pencegahan, membangun e-audit, agar secara dini kalau ada penyimpangan bisa diketahui untuk dicegah," jelasnya.

Tidak hanya itu, SBY juga meminta agar pembangunan gedung pemerintah di pusat dan daerah memperhatikan penghematan anggaran. Jangan sampai terjadi pemborosan, sementara di sekeliling masyarakat masih ada kemiskinan.

"Ironis ada gedung mewah, padahal di sekitarnya ada kantong kemiskinan," ucapnya.

(mad/anw)

source : detik

dayat
Kepala Tukang
Kepala Tukang

Male Jumlah posting : 283
Lokasi : Pontianak
Points : 367
Reputation : 14
Registration date : 02.10.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

- Similar topics
Share this post on: Excite BookmarksDiggRedditDel.icio.usGoogleLiveSlashdotNetscapeTechnoratiStumbleUponNewsvineFurlYahooSmarking

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik