Forum LPJKD Kalimantan Barat
Terima kasih.....

Tunggu beberapa saat, proses login sedang berjalan....

Menteri PU Akui Ada Penyimpangan Dalam Proses Pengadaan Barang di Lingkungan Pemerintah

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

051010

Post 

Menteri PU Akui Ada Penyimpangan Dalam Proses Pengadaan Barang di Lingkungan Pemerintah




Menteri PU Akui Ada Penyimpangan
Dalam Proses Pengadaan Barang di Lingkungan Pemerintah

JAKARTA . Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengakui masih adanya ditemui penyimpangan dan kolusi korupsi dan nepotisme (KKN) dalam proses pengadaan barang atau jasa di lingkungan pemerintah. Terbukti banyaknya kualitas konstruksi yang rendah dan banting-bantingan harga dalam penawaran suatu proyek. Itu terjadi, lanjutnya, lantaran di antara pengguna dan penyedia jasa salah mengartikan aturan Keppres 80/2003.

’’Dengan lahirnya Perpres No.54/2010, saya berharap bisa memperbaiki kondisi yang ada saat ini,’’ kata Djoko usai membuka Sosialisasi Peraturan Presiden No 54 Tahun 2010 pengganti Keppres 80/2003 di Jakarta kemarin (23/9). Djoko minta kepada panitia tender agar tidak perlu lagu memenangkan tender kepada peserta yang memang wajar dalam penawarannya. Pasalnya, pengalaman membuktikan banyak kontrak-kontrak yang dimenangkan akibat tawaran rendah, namun pada akhirnya hasilnya buruk.

Menurut Djoko, banyak sanggahan dari peserta lelang yang masuk ke mejanya tahun ini. Setelah diseleksi ulang ternyata ada sekitar 20 – 30 persen yang terpaksa dimenangkan. Padahal, sebelumnya telah diputuskan kalah dalam tender. ’’Setelah dievaluasi ternyata keliru,’’ ujarnya. Oleh karenanya, dia minta kepada para Satker dan PPK agar tertib dalam melaksanakan aturan. Diharapkan dengan tertib aturan masalah sanggahan dapat dikurangi tahun depan atau tidak ada.

Djoko menambahkan, agar para pejabat hati-hati dengan peningkatan alokasi anggaran yang selalu meningkat setiap tahun. Karena seiring meningkatnya alokasi dana di Kementerian PU harus diikuti dengan out-come yang juga bagus. ’’Janganlah kita bangga dengan naiknya alokasi anggaran. Sebaliknya harus prihatin, mengingat tanggung jawab yang dipikul juga semakin berat,’’ tegasnya.

Dijelaskan Djoko, laporan sementara yang masuk belum maksimal. Penyerapan dana (keuangan) baru sekitar 47 persen. Begitu pula dengan progress fisik diatas 50 60 persen. Padahal, waktu tersisa tinggal beberapa bulan lagi. Dia berharap waktu yang tersisa dapat dioptimalkan sehingga grafik penyerapan semakin membaik. ’’Kalau penyerapan tahun ini saja sulit, bagaimana dengan penyerapan TA 2011 nanti,’’ tutupnya. (vit)

source : jpnn

Admin
Administrator

Jumlah posting : 100
Points : 202
Reputation : 0
Registration date : 02.10.08

Lihat profil user http://lpjk14.forumotion.net

Kembali Ke Atas Go down

- Similar topics
Share this post on: Excite BookmarksDiggRedditDel.icio.usGoogleLiveSlashdotNetscapeTechnoratiStumbleUponNewsvineFurlYahooSmarking

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik