Forum LPJKD Kalimantan Barat
Terima kasih.....

Tunggu beberapa saat, proses login sedang berjalan....

Gelombang Panas Ganas Kunjungi Bali

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

040209

Post 

Gelombang Panas Ganas Kunjungi Bali




Gelombang Panas Ganas Kunjungi Bali
Badan Meteorologi dan Geofisika, Rabu (4/2) kembali mengingatkan kondisi cuaca buruk dan gelombang pasang yang semakin mengganas, melanda Pulau Bali dan perairan laut seputarnya hingga beberapa hari mendatang.


Gelombang tinggi yang mencapai lebih lima meter, berpotensi melanda perairan utara kawasan Laut Bali dan perairan selatan yang merupakan bagian dari Samudera Hindia.


Hal itu disampaikan Kepala Bidang Data dan Informasi Balai Besar Meteorologi dan Geofisika (BBMG) Wilayah III Denpasar, Ir H Sutrisno MSi di Tuban, Badung, dari Denpasar.


Dijelaskan bahwa pulau wisata internasional ini juga masih terus dilanda hujan lebat disertai kilat/petir dan tiupan angin kencang berdurasi singkat.


"Sejak dini hari tadi bahkan sudah diguyur hujan disertai tiupan angin kencang yang terus datang dan pergi. Kondisi gelombang laut yang mengganas dilaporkan juga telah menghempaskan sejumlah kapal motor nelayan," katanya.


Munculnya cuaca buruk berupa hujan lebat disertai kilat/petir dan tiupan angin kencang serta gelombang tinggi itu, juga didasarkan hasil pantauan prakiraan cuaca yang berlaku untuk 24 jam.


Sutrisno menjelaskan, dalam prakiraan cuaca tanggal 4-5 Februari, Bali diwarnai cuaca berawan dan berpotensi hujan lebat. Angin bertiup dari barat daya-barat laut dengan kecepatan yang telah meningkat mencapai 33 knot. Suhu udara 23-31 derajat Celcius, dengan kelembaban (Rh) 69/98.


Gelombang laut di kawasan penyeberangan Selat Bali meningkat dari normal satu setengah meter menjadi dua setengah meter. Di penyeberangan Selat Lombok dari dua menjadi tiga meter. Sedangkan Samudera Hindia selatan Bali hingga Nusra juga meningkat dari empat menjadi empat setengah meter.


Hal itu dipengaruhi munculnya tekanan rendah 998 milibar di Teluk King Sound Australia Barat, 999 milibar di pesisir tenggara Teluk Carpentaria dan barat Australia.


Daerah pertemuan angin terjadi di Lampung hingga Laut Banda. Pembelokan angin terjadi di Sumatera bagian utara hingga Kalbar.


Sehubungan dengan kondisi yang cukup membahayakan hingga beberapa hari mendatang itu, BMG berharap aktivitas pelayaran maupun wisata lebih waspada. Hujan deras terus-menerus disertai angin kencang juga berbahaya, karena bisa memicu terjadinya bencana longsor, banjir maupun pohon tumbang. (kpl/meg)

die
Pengamat
Pengamat

Jumlah posting : 20
Asosiasi/Institusi : ASPEKINDO
Points : 11
Reputation : 3
Registration date : 18.11.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

- Similar topics
Share this post on: Excite BookmarksDiggRedditDel.icio.usGoogleLiveSlashdotNetscapeTechnoratiStumbleUponNewsvineFurlYahooSmarking

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik